Sejarah Singkat Manufaktur Sepatu Amerika Serikat (Bagian Dua)

Pada akhir abad ke-19, sepatu sebagian besar diproduksi di pabrik-pabrik yang mengkhususkan diri dalam satu menit langkah proses pembuatan sepatu. Bahan, suku cadang dan produk dikirim ke seluruh AS. Dan sistem ukuran Amerika standar akhirnya dipraktikkan.

Munculnya pabrik-pabrik sepatu besar-besaran mengarah pada pembentukan serikat pekerja sepatu seperti Serikat Pekerja Booting dan Sepatu (dibentuk pada 1895) dan United Shoe Workers of America. Beberapa dari serikat pekerja ini terus menjadi drama besar sampai abad ke-20.

Pada pergantian abad, industri pembuatan sepatu Amerika mempekerjakan lebih dari 200.000 orang dan menghasilkan sekitar 331 juta pasang sepatu per tahun. Timur Laut masih merupakan modal regional pembuatan sepatu di Amerika Serikat, tetapi perusahaan-perusahaan sepatu mulai berkembang di Selatan dan Barat juga. Lanskap industri ini tidak akan bertahan lama. Perusahaan-perusahaan sepatu Amerika berjuang untuk pulih setelah Perang Dunia I. Mengekspor lebih dari 75 juta dolar dalam sepatu sebelum Perang Dunia I, pasar Amerika diliputi oleh impor luar negeri pada tahun-tahun pascaperang. Itu berjuang untuk mengikuti kemajuan teknologi seperti sepatu kanvas, sepatu dengan sol karet dan sepatu yang terbuat dari bahan sintetis (bukan kulit). Tidak sampai munculnya sepatu atletik dan basket, perusahaan sepatu Amerika akhirnya menemukan ceruk mereka. Sepatu kets Amerika dengan cepat menjadi sukses pemasaran, dan bisnis (untuk perusahaan cerdas tertentu) menggelegar.

Hal-hal yang benar-benar lepas landas untuk perusahaan sepatu Amerika seperti Nike pada 1970-an ketika jogging menjadi hobi nasional. Sepatu lari yang diproduksi di Amerika Serikat berada di puncak permainan. Sepatu baru ini mahal (hingga 80 dolar sepasang) dan dengan cepat menjadi simbol status dan gaya.

Saat ini sangat sedikit sepatu "Amerika" yang dibuat di Amerika Serikat. Globalisasi telah menyebabkan outsourcing tenaga kerja ke pasar yang lebih murah seperti Cina, Korea dan Vietnam. Beberapa perusahaan sepatu Amerika berusaha menyembunyikan fakta bahwa sepatu Amerika sebenarnya "Buatan China", tetapi sekarang, ini diterima secara luas untuk menjadi kenyataan. Pada tahun 1997, hanya New Balance, Converse dan Hyde Athletics yang mempertahankan pabrik sepatu di Amerika Serikat sama sekali. (Meskipun sebagian besar perusahaan ini juga memiliki pabrik di Asia.) Ini outsourcing sepatu Amerika kontroversial, tetapi mungkin tidak akan terbalik selama pasar Asia tetap menjadi tempat murah untuk melakukan kerja manual.

No Comments

Post a Comment